Artikel

  • EXIT STRATEGY UNTUK DAMPAK BERKELANJUTAN / 01— Wednesday, 12 July 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Juli 2017

    Suatu program disebut sebagai "Program Exit" adalah jika seluruh kegiatan dalam program tersebut telah selesai dan semua sumberdaya ditarik dari area pelaksanaan program (Rogers dan Macias, 2004). Sedangkan Exit Strategy atau Strategi Exit dari suatu program adalah perencanaan yang dibuat untuk memastikan bahwa meski kegiatan telah berhenti, pencapaian tujuan tidak terganggu dan kelanjutan kegiatan tetap dapat berlangsung, serta dampak positif yang diciptakan bertahan keberlanjutannya. Read More

  • EVALUASI KEGIATAN CSR / 02— Tuesday, 06 June 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Juni 2017

    Banyak perusahaan tidak mempunyai waktu untuk melakukan evaluasi atas kegiatan CSR yang telah dilakukan, oleh sebab itu dalam artikel ini akan diberikan tips singkat tentang bagaimana melakukan evaluasi atas keberhasilan/kegagalan pelaksanaan CSR. Read More

  • CSR REAKTIF DAN PROAKTIF / 03— Tuesday, 16 May 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Mei 2017

    UNTUK DEPARTEMEN YANG MAMPU MENGURANGI ENERGI DENGAN PRESTASI TERBAIK, MAKA SELURUH KARYAWAN DI DEPARTEMEN TERSEBUT MENDAPATKAN BONUS DI AKHIR TAHUN. KARYAWAN JUGA DAPAT DILIBATKAN DALAM KEGIATAN CSR LAINNYA, SEHINGGA SELURUH PIHAK TERLIBAT DAN MEMPUNYAI KOMITMEN. Read More

  • TIPS SERAHTERIMA PROYEK CSR / 04— Thursday, 20 April 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, April 2017

    Banyak perusahaan mempunyai niat baik dengan membuatkan komunitas fasilitas publik, seperti renovasi atau membangunkan sekolah, tempat ibadah, toilet umum, puskesmas, penampungan air, ruang pertemuan, dll. Oleh karena niat baik mereka, maka peru\sahaan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, sehingga memilih bahan material yang terbaik untuk fasilitas yang dibangun.Tujuan utamanya tentu agar fasilitas awet tahan lama dan tidak mudah rusak. Sehingga peninggalan perusahaan dapat dirasakan dan bermanfaat dalam waktu yang cukup lama. Tentunya setelah proyek selesai, perusahaan ingin segera melakukan serah terima (handover) kepada para penerima manfaat (beneficiaries). Read More

  • SUSTAINABLE PROJECT MANAGEMENT / 05— Tuesday, 21 March 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Maret 2017

    Semua pihak yang bekerja di industri properti pasti familiar dengan peran Manajemen Proyek (Project Management) dan mungkin juga pernah mendengar tentang Green Project Management. Dalam konteks Sustainability (Keberlanjutan), ada konsep Sustainable Project Management. Konsep ini menekankan bahwa manajemen proyek, khususnya bidang konstruksi, dapat turut berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Read More

  • STRATEGI PELIBATAN Pemangku-Kepentingan / 06— Friday, 20 January 2017, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Januari 2017

    Semua perusahaan mempunyai pemangku-kepentingan, baik yang berada di dalam maupun di luar organisasi. Pemangku-kepentingan di dalam perusahaan adalah para karyawan, sedangkan yang di luar terdiri dari para pemasok atau vendor, konsumen, pemerintah daerah dan pusat, komunitas setempat, maupun masyarakat umum. Read More

  • RISIKO BISNIS DAN CSR INDUSTRI KONSTRUKSI / 07— Tuesday, 20 December 2016, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Desember 2016

    Pemahaman yang salah tentang CSR bahwa CSR hanya ditujukan untuk pihak luar perusahaan dan hanya berupa donasi atau bantuan kedermawanan lainnya harus segera diubah menjadi yang benar. Read More

  • MEMBANGUN KOMUNITAS UNTUK MENCIPTAKAN DAMPAK KEBERLANJUTAN / 08— Monday, 21 November 2016, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, November 2016

    Banyak perusahaan berpartisipasi dalam pembangunan fasum: fasilitas yang diadakan untuk kepentingan umum (jalan, tempat sampah, alat penerangan umum, jaringan listrik, banjir kanal, trotoar, dll) dan fasos fasilitas yang diadakan oleh pemerintah atau pihak swasta yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dalam lingkungan pemukiman (puskesmas, tempat ibadah, pasar, tempat rekreasi, taman bermain (RPTRA), tempat olahraga, ruang serbaguna, dll). Read More

  • Risiko Bisnis Realestat dan CSR / 09— Thursday, 20 October 2016, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, Oktober 2016

    Sebelum membaca artikei ini, harap diingat bahwa : "CSR is NOT the way you distribute profit, but CSR is the vvay you MAKE profit", CSR bukan bagi-bagi laba, tetapi cara perusahaan memperoleh laba dengan benar, yakni melakukan CSR yang tepat. Read More

  • CSR pada Real Estate / 10— Wednesday, 21 September 2016, Dr. Maria R. Nindita Radyati - Majalah Real Estate Indonesia, September 2016

    CSR menjadi istilah yang sangat populer setelah dikeluarkannya Undang-Undang Perseroan Terbatas (UU PT) No.40 tahun 2007, khususnya pasal 74, yang mewajibkan seluruh perusahaan yang mengelola sumber daya alam untuk melakukan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Akan tetapi pemahaman sebagian besar masyarakat, CSR masih sebatas pemberian sumbangan dan donasi. Read More