Articles

  • GREEN HOTEL: Apa, Bagaimana dan Mengapa / 11— Tuesday, 17 May 2016, Ade Noerwenda – Hotelier, alumnus Program MM-CSR Universitas Trisakti

    Apa yang Anda jadikan pertimbangan saat memutuskan untuk tinggal di satu hotel? Harganya, lokasinya, reputasi hotel atau fasilitasnya? Biasanya alasan harga dan lokasi yang sering disebutkan oleh para tamu ketika memilih sebuah hotel, kecuali pada saat tamu menginap untuk kedua kalinya, alasan yang disebutkan adalah karena pelayanannya. Read More

  • CSR dan Mitigasi Resiko / 12— Wednesday, 24 February 2016, Media Indonesia - 24 February 2016

    Banyak perusahaan menganggap bahwa CSR adalah kebijakan terakhir setelah perusahaan memperoleh laba. Perusahaan biasanya memutuskan kegiatan-kegiatan sosial apa saja yang dapat dilakukan untuk menunjukkan ke publik bahwa perusahaan telah melakukan CSR. Read More

  • Lika-Liku Bisnis Kuliner / 13— Sunday, 04 October 2015, Market+ Magazine, Edisi 70

    Ada beberapa karier yang menarik dalam bisnis kuliner, dan berikut karier yang bisa Anda pilih. Read More

  • Berkreasi dengan Musik / 14— Friday, 14 August 2015, Market+ Magazine, Edisi 69

    Tentang Musik by Maria R. Nindita Radyati | Musik sangat bermanfaat bagi kehidupan, filsuf Friedrich Nietzsche mengatakan “Without music, life would be a mistake”. Read More

  • Beauty dan Wellness / 15— Tuesday, 07 July 2015, Market+ Magazine, Edisi 68

    Kecantikan banyak dihubungkan dengan kecantikan fisik, akan tetapi sebenarnya arti kecantikan sangat relatif. Hidung mancung dan kulit putih bagi orang Asia berarti cantik, akan tetapi bagi orang barat, bukan hidung yang diperhatikan melainkan kulit coklat adalah indikator cantik. Jadi lain budaya, lain persepsi atas kecantikan. Maka kecantikan tergantung persepsi dari yang melihat (beauty is in the eye of the beholder). Read More

  • Keunggulan Community Enterprise / 16— Friday, 19 June 2015, MARKET+ MAGAZINE, EDISI 67

    Social Enterprise adalah suatu bentuk bisnis yang didirikan oleh satu/beberapa social entrepreneur (wirausaha sosial). Wirausaha sosial adalah orang yang berusaha menyelesaikan persoalan sosial dengan mengubahnya menjadi kegiatan/kesempatan bisnis, sehingga tercipta solusi yang berkelanjutan. Read More

  • PENDIDIKAN VS BELAJAR / 17— Friday, 22 May 2015, Market+ Magazine, Edisi 66

    Apa perbedaan antara pendidikan dan belajar? Belajar mempunyai karakteristik: rasa ingin tahu, dilakukan secara aktif oleh orang yang belajar dan intrinsic (berasal dari ‘dalam’/merupakan sifat yang tak terpisahkan dari seseorang). Sedangkan pendidikan karakteristiknya: ada kurikulum, pasif (karena disampaikan oleh guru), dan ekstrinsik (berasal dari luar). Read More

  • MENCERMATI KESUKSESAN WIRAUSAHAWAN WANITA / 18— Wednesday, 01 April 2015, Market+ Magazine, Edisi 65

    Mengapa wirausaha wanita menjadi signifikan untuk dibahas? Ternyata ada beberapa fakta menarik tentang wanita ketika mereka berada di dunia bisnis. Menurut Dow Jones Venture Source: perusahaan yang memiliki wanita sebagai direktur, mempunyai kinerja yang lebih sukses dibanding yang tidak punya direktur wanita (2014). Hasil penelitian Kauffman Foundation menunjukkan bahwa perusahaan yang dipimpin wanita pada umumnya mempunyai efisiensi modal lebih tinggi dibanding dipimpin pria. Perusahaan dengan CEO wanita rata-rata dapat menghasilkan ROE (Return on Equity) 35% lebih tinggi dibanding dengan CEO pria; dan dapat menghasilkan pendapatan bagi pemegang saham 34% lebih tinggi dibanding dipimpin CEO pria. Tahun 2014 di Amerika diketahui 45% milyuner di sana adalah wanita; 48% properti dengan nilai di atas US$5juta dimiliki oleh wanita, sedang pria hanya memiliki 35% properti dengan nilai yang sama. Read More

  • FASHION DI ERA COMPETITIVE / 19— Thursday, 19 March 2015, Market+ Magazine, Edisi 64

    Di Indonesia tahun 2014, industri fashion menyumbang 30% pendapatan dalam industri kreatif, yang mencapai nilai lebih dari Rp.180 triliun, kata Menteri Pariwisata. Fashion adalah suatu mode/gaya yang popular/diikuti banyak orang pada saat itu, yang tampak pada pakaian, rambut, asesoris, sepatu, make up, dekorasi, dll. Read More

  • TEKNOLOGI DAN PRODUKTIVITAS WOMENPRENEUR / 20— Wednesday, 09 April 2014, Market+ Magazine, Edisi 54

    Demikian pandangan dari Maria R. Nindita, Ph.D, menanggapi perkembangan womenpreneur saat ini "Melihat padatnya aktivitas dan kebutuhan mobilitas yang serba cepat seperti kota Jakarta, para womenpreneur kiranya mampu memanfaatkan teknologi sebaik-baiknya." tutur perintis Magister Management Community Entrepreneurship (MM-CE) di Universitas Trisakti ini Read More