Programmes & Courses / MM-CSR / Regular Seminar / 08

CSR UNTUK MENCEGAH KORUPSI / 08

Wednesday, 30 March 2016

Suasana Seminar Reguler yang digelar Program MM-CSR Universitas Trisakti malam itu agak berbeda dari sebelumnya. Maklum, tema yang dipilih cukup “panas” untuk saat ini, yakni masalah korupsi.

Pembicara pada seminar yang digelar 30 Maret 2016 ini adalah Yuyuk Andriati Iskak, akrab disapa dengan nama Yeye, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas Komite Pemberantasan Korupsi (KPK). Sedangkan materi yang dipilih Yeye bertema."Anti Corruption as Part of CSR".

“Menarik untuk melakukan pengembangan CSR sebagai kampanye anti korupsi,” ujar Yeye, mengawali pemaparannya. Menurut Yeye, perusahaan perlu memahami peraturan-peraturan tentang pemberantasan korupsi terutama yang berkaitan dengan suap, karena melakukan suap merupakan perilaku yang cukup banyak dilakukan oleh perusahaan.

Dalam konteks perusahaan, secara internal perusahaan perlu membangun keyakinan bahwa kepatuhan pada peraturan adalah alat yang efektif bukan hanya untuk mengurangi suap tapi juga sebagai alat mitigasi risiko. “Perilaku anti korupsi dapat digunakan sebagai strategi tanggung jawab sosial yang dilakukan secara proaktif,” tegas Yeye. Namun, hingga saat ini memang masih terdapat perusahaan, termasuk perusahaan multinasional, yang justru menyuburkan korupsi melalui praktik suap.

Korupsi juga merupakan masalah bisnis karena secara langsung memengaruhi kemampuan perusahaan dalam bersaing. Dengan kata lain, korupsi mengurangi daya saing perusahaan.

“Korupsi menjadi isu penting bagi perusahaan. Karena itu perusahaan harus bisa mengubah paradigma CSR agar secara proaktif dapat mengurangi korupsi,” ujar Yeye.

Menurut Yeye, jika dilihat dari sisi kewilayahan, KPK saat ini tengah fokus mengawasi dan mencegah praktik korupsi di enam daerah, yaitu Sumatera Utara, Riau, Banten, Aceh, Papua dan Papua Barat. Saat ini KPK memang masih berkonsentrasi mengatasi korupsi di pemerintahan. Meski demikian, Yeye mengakui, potensi praktik penyimpangan juga terjadi di luar pemerintahan.

Korupsi juga sangat merugikan masyarakat, soalnya akibat korupsi terjadi pengalihan sumber daya. Sumber daya yang seharusnya untuk pembangunan pendidikan, kesehatan atau lingkungan, misalnya, menjadi berkurang karena korupsi. Karena itu, menurut Yeye, kampanye anti korupsi harus terus dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. 

 How Social Entrepreneurs make Money How Social Entrepreneurs make Money / 01

Leon Reiner, Founder & Managing Director dari Impact Hub Berlin, Jerman, hadir sebagai pembicara dalam Seminar Reguler yang diselenggarakan MMCSR Usakti dengan tema " How Social Entrepreneurs make Money", pada tanggal 23 Agustus 2017.

Read More
Investasi Sosial yang InovatifInvestasi Sosial yang Inovatif / 02

Agak berbeda dengan sebelumnya, seminar reguler yang digelar MM-CSR Universitas Trisakti di Menara Batavia, Jakarta, pada 3 Desember 2016 ini membahas materi tentang investasi sosial yang inovatif berkaitan dengan pengungsi dan pencari suaka politik. Paparan ini disampaikan oleh Nikola Borosch M. A dari University of Muenster, Jerman.

Read More
Manfaatkan Big DataManfaatkan Big Data / 03

Program MM-CSR Universitas Trisakti menampilkan Francesco Mazzeo Rinaldi dari University of Catania, Italia, pada seminar reguler yang digelar 21 September 2016 di Kampus MM-CSR Universitas Trisakti, Menara Batavia, Jakarta. Francesco adalah ahli di bidang sociobiology, qualitative social research dan quantitative social research.

Read More
Design Thinking for Social InnovationDesign Thinking for Social Innovation / 04

Program MM-CSR Universitas Trisakti kembali menggelar seminar reguler bertempat di Menara Batavia, Jakarta, pada 26 Agustus 2016. Kali Ini Bertema Design Thinking For Social Innovation dengan pembicara Anna Laesser, Co-Founder of Impact Hub Berlin, Jerman.

Read More
CSR dan Hak Asasi ManusiaCSR dan Hak Asasi Manusia / 05

Seminar Reguler yang digelar Program MM-CSR Universitas Trisakti pada 28 April 2016 di Menara Batavia, Jakarta, mendatangkan Radu Mares, seorang pembicara internasional dari Swedia. Ia seorang doktor di bidang hukum dari Fakultas Hukum Universitas Lund, Swedia. Saat ini Mares bekerja sebagai peneliti senior di Raoul Wallenberg Institute of Human Rights, Swedia, dengan spesialisasi di bidang bisnis dan hak asasi manusia (HAM). Mares telah melakukan penelitian-penelitian di bidang CSR dan hak asasi manusia dalam konteks UN Guiding Principles.

Read More
LEADERSHIP IN CRISISLEADERSHIP IN CRISIS / 06

Pada Seminar Reguler 13 April 2016 Program MM-CSR Universitas Trisakti mendatangkan Elia Massa Manik, SEVP (Senior Executive Vice President) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dalam seminar bertema “Leadership in Crisis". Tema yang sangat tepat untuk seminar reguler kali ini. Maklum, Elia Massa Manik telah berpengalaman memimpin banyak perusahaan dalam melewati masa krisis dan membawa perusahaan tersebut menjadi perusahaan besar dan tangguh.

Read More
Berkolaborasi untuk KeberlanjutanBerkolaborasi untuk Keberlanjutan / 07

Pada tahun 2016 ini dunia menghadapi berbagai risiko yang jika tidak tertangani dengan baik dapat menjadi ancaman secara global. Mulai dari risiko kegagalan dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ketidakmampuan menanggulangi krisis air, meningkatnya kerusakan sumber daya alam, berubahnya harga energi secara tiba-tiba, bertambahnya perlombaan sejata, hingga risiko meluasnya konflik regional.

Read More
BERSAMA MEMBANTU SESAMABERSAMA MEMBANTU SESAMA / 09

Istilah crowdfunding di Indonesia baru dikenal beberapa tahun belakangan ini. Walaupun sudah mulai dipraktikan, bagi banyak orang istilah ini mungkin masih sangat asing.

Read More
Sukses CSR Pertamina EP Sukses CSR Pertamina EP / 10

Program MM-CSR Universitas Trisakti kembali menggelar Seminar Reguler CSR di Kampus Menara Batavia, Jakarta, pada 3 Juni 2015. Tampil sebagai pembicara utama pada seminar yang merupakan sharing pengalaman dalam menjalankan CSR ini adalah Public Relation Manager PT Pertamina EP Muhammad Baron, dan Asisstant Manager Field Lirik PT Pertamina EP Ahmad Jabbar. Lebih dari 30 mahasiswa MM-CSR hadir pada seminar ini.

Read More